Berita
SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA, SAY NO TO DRUGS
Tanggal : 11/19/2022, 06:20:47, dibaca 298 kali.
Dalam rangka projek ke 3 kurikulum merdeka di Sman 2 singingi hilir, SMAN 2 mengundang pihak BNN untuk melakukan sosialisasi kepada siswa/i di sman 2, khususnya sosialisasi kelas x untuk memperkenalkan bahaya bahaya dari narkoba.
"Saya sangat terkejut dengan antusiasme dari para siswa/i sman2 singingi hilir karena kami tidak menyangka para siswa sman 2 hafal dengan lagu mars BNN" ujar bpk Esa Perdasa Putra selaku pemateeu dari BNN
BNN selaku badan yang mengawasi, melakukan penyuluhan, menindak lanjuti kasus narkoba diundang untuk memberikan pemahaman tentang bahaya dari narkoba kepada para siswa/i yang merupakan aset negara yang merupakan generasi penerus bangsa agar para siswa/i tidak terjerumus dalam kasus narkoba. Para siswa/i di sman2 diberikan pengarahan dan pembelajaran tentang narkoba, jenis jenis narkoba, pidana dari mengedarkan dan menyalahgunakan narkoba. Karena sosialisasi ini sangat penting dan para siswa/i harus paham tentang narkoba agar mereka tidak terjerumus.
"Jika digambarkan sebuah pohon yang tegak itu bagaikan indonesia maka korupsi dan kriminal kriminal lainnya bagaikan hama yang menyerang bunga, dan teroris digambarkan sebagai hama yang menyerang batang, maka narkoba adalah hama yang menyerang akar, sehingga akar yang sudah rusak membuat seluruh pohon mati" ujar bpk Amrul Fikri Hamid salah satu pemateri dari BNN
jika di ibaratkan pohon tersebut adalah sebuah negara maka narkoba adalah masalah yang harus segera ditindak lanjuti karena dapat mengancam masa depan bangsa indonesia, jadi sosialisasi yg telah dilaksanakan di sman 2 tadi pagi merupakan kegiatan yang sangat penting dilakukan karena sosialisasi merupakan tindakan yang tepat untuk memperkenalkan bahaya bahaya dari narkoba kepada masyarakat khususnya para siswa/i di sman 2 singingi hilir.
"Kegiatan sosialisasi seperti ini mempunyai tujuan agar para siswa terbentuk ketahanan diri para siswa/i untuk berani menolak segala macam bentuk narkoba dan menjadikan sekolah menjadi sekolah yang bersih dari narkoba"
Kegiatan seperti ini harus dilakukan tidak hanya terbatas dalam lingkungan sekolah saja, para siswa diharapkan untuk bisa memberikan pembelajaran dan juga berbagi informasi yang telah didapatkan di sekolah kepada masyarakat luas, dan diharapkan para siswa juga bisa untuk mengajak para remaja remaja lainnya untuk terhindar dari bahaya narkoba.
Menurut data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau merupakan salah satu provinsi yang memiliki tingkat peredaran narkoba tertinggi menempati posisi kelima di Indonesia. Dimana tingkat prevalensi pengguna narkoba di Provinsi Riau yaitu 1,6% dari jumlah penduduk yang ada.
Kegiatan sosialisasi ini sangat dibutuhkan masyarakat karena melalui sosialisasi ini diharapkan kasus kasus narkotika di riau berkurang dan juga kegiatan sosialisasi yang dilakukan tadi pagi merupakan tindakan tepat karena di riau sendiri kasus narkoba di dominasi oleh para remaja dan hal itu perlu di lakukan tindakan tindakan salah satunya sosialisasi yang di lakukan di sman 2 singingi hilir tadi pagi.
Kembali ke Atas
Berita Lainnya : |
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas |
Komentar :
Kembali ke Atas


Total Hits
Hari ini
Member Online